Provinsi : ACEH
Kabupaten : KAB. SIMEULUE
Jumlah Kecamatan : 3
Jumlah Desa : 33
Jumlah Penduduk : 23,592
Luas Kawasan : 32,489 Ha
Potensi Daya Tampung: 235 KK
Status Kawasan : Mandiri
Dasar Penetapan : KEPMENDESA PDTT NO. 91 TAHUN 2016
Status Kawasan : Mandiri
Nilai IPKT : 51.64
Tahun IPKT : 2023
Pendapatan Per Kapita : 3,151,000
Mata Pencaharian : Petani,Pekebun,Nelayan,Wiraswasta,PNS/ASN
Jumlah Petani : 8,442
Jumlah Nelayan : 0
Jumlah Pasar : 10
Jumlah Kios : 530
Jumlah Bengkel : 0
Jumlah Minimarket : 0
Jumlah Toko : 0
Jumlah Bank : 0
Jumlah Penggilingan : 0
Sarana Lain : 0
Jumlah Bumdes : 33
Jumlah UMKM : 0
Jumlah Koperasi : 0
Jumlah Poktan : 0
Jumlah Gapoktan : 0
Jumlah Lain : 22
| Jenis | Komoditas | /Ha | /Tahun |
|---|---|---|---|
| Komoditas Pangan | Padi | 2.10 ton | 9,659.20 ton |
| Komoditas Pangan | Jagung | 1.40 ton | 751,850.00 ton |
| Komoditas Perkebunan | Kelapa Sawit | 2.40 ton | 9,098.00 ton |
| Komoditas Perkebunan | Karet | 0.20 ton | 180.00 ton |
| Komoditas Peternakan | Sapi | 0.00 ton | 600.00 ekor |
Usia Produktif ( 15-65 ) : 15,365 Jiwa
Usia < 15 Tahun : 7,290 Jiwa
Usia > 65 Tahun : 393 Jiwa
Jumlah SD: 43 Unit
Jumlah SMP/Setara : 20 Unit
Jumlah SMA/Setara : 12 Unit
Puskesmas : 5 Unit
Rumah Sakit: 0 Unit
Posyandu : 0 Unit
Klinik : 0 Unit
Pustu : 38 Unit
Apotik : 0 Unit
Posbindu : 0 Unit
Polindes : 0 Unit
Optikal : 0 Unit
Poskesdes : 0 Unit
Transfusi Darah : 0 Unit
Fasilitas Lain : 0 Unit
Fasilitas Mandiri : 2 Unit
| Status Desa | Jumlah Desa |
|---|---|
| Desa Maju | 1 |
| Berkembang | 14 |
| Tertinggal | 18 |
Dok. RKT : Dokumen RKT
Dok. RTSP :
Dok. RSKP :
Status Lahan Kawasan : HPL
Konektivitas Digital : Internet
Sertifikat SHM Sudah Terbit : 174
Sertifikat SHM Belum Terbit : 416
1. Pengembangan komoditas unggulan kawasan strategis secara terpadu dari produksi, pengolahan sampai pemasaran dan berkaitan dengan sektor lain; 2. Peningkatan peran BUM Desa dan atau BUM Desa bersama untuk mendukung pengembangan komoditas unggulan secara terpadu; 3. Sertifikasi/standarisasi produk yang dihasilkan baik secara nasional maupun internasional.
1. Pembangunan jalan antara kawasan transmigrasi dan kota kecil/menengah; 2. Pembangunan jalan antar SKP dan revitalisasi jalan; 3. Penciptaan atau pengembangan lapangan pekerjaan untuk lulusan SMK di kawasan transmigrasi.
1. Pelibatan pelaku seni dan budaya dalam pengembangan komoditas unggulan secara efektif; 2. Pemanfaatan produk budaya masyarakat dalam pengembangan komoditas unggulan secara optimal; 3. . Pelibatan warga dalam pengelolaan institusi budaya, program dan acara, baik secara langsung maupun melalui organisasi masyarakat madani.
1. Perlu adanya pemanfaatan amenity resources untuk kegiatan ekonomi dan sosial secara optimal; 2. Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap permasalahan dan pemanfaatan lingkungan serta implementasi dalam kehidupan sehari-hari; 3. Perlu adanya kegiatan ekonomi utama yang adaptif terhadap perubahan iklim.
1. Peningkatan efektivitas monitoring mengenai alih fungsi lahan melalui kebijakan pemerintah kabupaten/norma dan norma masyarakat; 2. Peningkatan efektivitas kebijakan pemberian insentif; 3. Pembangunan kawasan transmigrasi yang mengacu pada RTRWK dan RPJMD.