Profil Kawasan Transmigrasi

KAWASAN TRANSMIGRASI BATU BETUMPANG

Provinsi : KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Kabupaten : KAB. BANGKA SELATAN

Jumlah Kecamatan : 4

Jumlah Desa : 26

Jumlah Penduduk : 85,662

Luas Kawasan : 180,278 Ha

Potensi Daya Tampung: 0 KK

Status Kawasan : Mandiri

Dasar Penetapan : KEPMENDESA PDTT NO. 9 TAHUN 2016

Status Kawasan : Mandiri

Nilai IPKT : 67.80

Tahun IPKT : 2023

PROFIL EKONOMI

Pendapatan Per Kapita : 2,900,000

Mata Pencaharian : Petani,Pekebun

Jumlah Petani : 3,827

Jumlah Nelayan : 0

SARANA DAN PRASARANA EKONOMI

Jumlah Pasar : 3

Jumlah Kios : 208

Jumlah Bengkel : 0

Jumlah Minimarket : 0

Jumlah Toko : 0

Jumlah Bank : 0

Jumlah Penggilingan : 1

Sarana Lain : 0

KELEMBAGAAN EKONOMI

Jumlah Bumdes : 26

Jumlah UMKM : 390

Jumlah Koperasi : 39

Jumlah Poktan : 0

Jumlah Gapoktan : 0

Jumlah Lain : 0

PRODUK UNGGULAN KAWASAN
Jenis Komoditas /Ha /Tahun
Komoditas Pangan Padi 3.63 ton 7,206.00 ton
Komoditas Perkebunan Kelapa Sawit 4.20 ton 30,195.00 ton
Komoditas Perkebunan Karet 0.90 ton 8,633.80 ton
Komoditas Peternakan Sapi 0.00 ton 1,518.00 ekor
Komoditas Perikanan Ikan 0.00 ton 41,309.00 ton
PROFIL SOSIAL KAWASAN

Usia Produktif ( 15-65 ) : 61,804 Jiwa

Usia < 15 Tahun : 22,711 Jiwa

Usia > 65 Tahun : 3,867 Jiwa

Jumlah SD: 46 Unit

Jumlah SMP/Setara : 18 Unit

Jumlah SMA/Setara : 7 Unit

FASILITAS KESEHATAN

Puskesmas : 4 Unit

Rumah Sakit: 1 Unit

Posyandu : 0 Unit

Klinik : 0 Unit

Pustu : 0 Unit

Apotik : 0 Unit

Posbindu : 0 Unit

Polindes : 0 Unit

FASILITAS KESEHATAN

Optikal : 0 Unit

Poskesdes : 0 Unit

Transfusi Darah : 0 Unit

Fasilitas Lain : 11 Unit

Fasilitas Mandiri : 0 Unit

STATUS DESA KAWASAN
Status Desa Jumlah Desa
Desa Mandiri 1
Desa Maju 14
Berkembang 11
DOKUMEN PERENCANAAN

Dok. RKT :

Dok. RTSP :

Dok. RSKP :

Status Lahan Kawasan : Non HPL

DOKUMEN PERENCANAAN

Konektivitas Digital : Internet

Sertifikat SHM Sudah Terbit : 600

Sertifikat SHM Belum Terbit : 85

 

REKOMENDASI KAWASAN TRANSMIGRASI

1. Pengembangan komoditas unggulan kawasan transmigrasi secara maksimal; 2. Pelibatan masyarakat dan UMKM dalam melakukan pengembangan komoditas unggulan; 3. Sertifikasi/standarisasi produk unggulan secara internasional.

1. Pengembangan SMK dan penciptaan lapangan kerja bagi lulusan SMK; 2. Optimalisasi pendidikan masyarakat dalam mengembangkan komoditas unggulan; 3. Peningkatan kualitas akses alat kominkasi dan internet.

1. Optimalisasi kreativitas masyarakat dalam mengembangkan komoditas unggulan; 2. Optimalisasi pemanfaatan dalam pengembangan komoditas unggulan dan Kawasan; 3. Pelibatan warga dalam pengelolaan institusi budaya, program dan acara, baik secara langsung maupun melalui organisasi masyarakat madani.

1. Peningkatan kualitas fasilitas tempat wisata dalam pemanfaatan amenity resources; 2. Peningkatan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah; 3. Perlu adanya kegiatan yang adaptif pada perubahan iklim.

1. Optimalisasi kebijakan pemerintah kabupaten/kota atau norma masyarakat dalam meminimalisir alih fungsi lahan; 2. Peningkatan evektivitas kebijakan daerah tentang penggunaan tenaga kerja lokal; 3. Optimalisasi klaster berbasis komoditas unggulan yang sudah dibentuk oleh masyarakat.

Loading...
© - Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia